Selasa, 10 Februari 2015

Charlie Hebdo, Kebebasan Berpendapat yang Berlebihan...



Mungkin kalian masih ingat dengan kejadian penembakan terhadap charlie hebdo. Yap, majalah yang gemar mengkritik atau menyindir tokoh atau 'kepercayaan' telah di serang. Menurut berita Charlie Hebdo diserang karena balas dendam atas karikatur yang menggambarkan Nabi Muhammad.

Dunia gempar. Banyak tokoh-tokoh dunia mengecam tindakan tersebut karena telah melanggar HAM. Bahkan Mark Zuckenberg memberi suntikan dana untuk menghidupkan kembali majalah ini. Mungkin mereka tidak memikirkan efek jangka panjang dari kebebasan berpendapat yang telalu berlebihan. Hhhmm, apakah dengan melecehkan agama atau nabi termasuk kebebasan berpendapat? Yang anehnya lagi kenapa selalu Kristen dan Islam saja yang selalu di hina? Yahudi kenapa tidak? Bahkan pernah kartunis Charlie Hebdo di pecat cuman karena membuat kartunis Jean Sarkozy (anak dari Presiden Prancis Nicholas Sarkozy) yang pindah agama ke Yahudi karena masalah finansial. Sudah rahasia umum Charlie Hebdo dilambangkan sebagai kebebasan pers tapi kenapa Yahudi tidak pernah di kritik? Apakah itu yang dimaksud dengan kebebasan berpendapat? Boleh menghina islam dan kristen tetapi tidak boleh menghina Yahudi. ANEH!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar